Senin, 12 Maret 2012

sejarah singkat avenged sevenfold


sejarah singkat avenged sevenfold

Saya yakin bila fans A7X sudah mengetahui tentang asal mula terbentuknya Avenged Sevenfold. Tapi ya apa salahnya berbagi pada yang belum mengetahui.
Avenged Sevenfold yang juga bisa kita sebut dengan A7X adalah band yang pertamanya adalah beraliran musik metalcore. para personil Avenged Sevenfold berasal dari tempat yang sama dimana kesemuanya kecuali Synyster Gates berasal dari sekolah yang sama, yaitu Huntington Beach High School. Mereka terbentuk di awal tahun 1999 dimana personil awalnya hanya beranggotakan empat orang saja yaitu M.Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Justin Sane (Bass). Nama Avenged Sevenfold sebenarnya diambil dari salah satu kisah di dalam bibel. Walaupun mengambil nama dari bibel, M.Shadows mengakui bahwa bandnya tidak terlalu religius ataupun bertujuan untuk menyebarkan kepercayaan religi kepada para fans mereka.
metalcore yang awalnya adalah genre mereka, berubah menjadi alternative rock karena suatu alasan, yaitu karena rumor yang beredar mengatakan hal ini dikarenakan sang vokalis, M.Shadows harus menjalani operasi akibat pita suaranya yang sobek akibat melakukan scream yang terlalu keras pada sebuah konser. Namun dalam setiap kesempatan wawancara, Avenged Sevenfold sering menyangkal kebenaran rumor ini. Perubahan aliran yang mereka lakukan lebih dikarenakan mereka menyenangi melakukan eksperimental dalam bermusik dan ingin melakukan evolusi dalam gaya dan aliran bermusik mereka. Avenged Sevenfold memiliki lambang kelelawar bersayap atau yang sering kita tahu bernama “Deathbat”. Lambang band A7X tersebut dirancang oleh teman sekolah mereka yang bernama Micah Montague. Kalau The Fallen lihat di semua album mereka terdapat Deathbat di dalamnya. Dan para personil A7X contohnya Zacky dan M.Shadows mentato diri mereka salah satunya dengan gambar Deathbat. Album pertama A7X yang berjudul Sounding the Seventh Trumpet yang masih bergenre metalcore dirilis saat para personil A7X saat itu berumur 18 tahun dengan label Good Life Recording, tetapi setelah sang gitaris baru yang saya anggap kalian yang para fans semua pasti tahu namanya, yaitu Synyster Gates, Avenged Sevenfold merilis kembali album mereka dengan label Hopeless Records, Lagu “To End The Rapture” juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates. Dan akhirnya dirilis pada bulan juli 2001. Walaupun yang bermain bass dalam rekaman pembentukan album adalah Justin Sane, namun pemain bass yang tertera dalam CD skin adalah Daemon Ash. Hal ini dikarenakan sesaat sebelum proses mixing album tersebut, Justin Sane dikeluarkan dari band dan digantikan Johnny Christ. Sampai saat ini belum diketahui penyebab terusirnya Justin Sane dari band tersebut. Kalau fans pada belum tau fotonya nih saya kasih lihat.
Pada tahun 2003, mereka pun merilis full-length album kedua mereka yang bertajuk Waking The Fallen. Album ini terjual sebanyak 175.000 copy di Amerika Serikat dan mencapai peringkat 12 di dalam Independent Album Chart di Amerika Serikat.
Album ketiga mereka, City of Evil, rilis di tahun 2005. Album tersebut merupakan salah satu album tersukses dari Avenged Sevenfold. Bahkan album tersebat sempat menduduki posisi 30 dalam US Billboard Chart dan terjual sebanyak 730.000 copy di Amerika Serikat saja. Saat itu Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Dan lagu hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country. Pada tahun 2007, mereka pun kembali megeluarkan album baru yang bertajuk Avenged Sevenfold. Dalam debutnya di Amerika Serikat, album ini menempati posisi ke empat dalam Billboard 200. Album ini terjual sebanyak 94.000 copy di Amerika Serikut dalam kurun waktu satu minggu setelah perilisannya. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, A7X pun sempat mampir ke Indonesia, bagi fans yang tek dapat menyempatkan diri melihat konser tersebut jangan berkecil hati, A7X akan datang di lain waktu. Avenged Sevenfold memainkan lagu mereka pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka.
Tahun 2008, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet For My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka.
Dan di tahun 2008, mereka merilis sebuah album yang berisi rekaman live concert mereka diLong Beach, California yang bertajuk Live in the LBC & Diamonds in the Rough.
Pada tahun 2009 pun Avenged Sevenfold menerima berita duka atas kematian The rev sang Drummer. Duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan jutaan penggemarnya. You always in our memories The Rev “foREVer in Memories”.
Pada tahun 2010 pun The Rev digantikan oleh mike Portnoy sampai akhirnya berhentilah kerja sama A7X dengan Mike. Dan tahun 2011 Avenged Sevenfold mendatang drummer baru mereka bernama Arin Illjay.
Anggota saat ini :
M.Shadows
Synyster gates
Johnny Christ
Arin Illejay
Zacky Vengeance
Mantan anggota :
Justin Sane – Bass
Dameon Ash – Bass
Matt Wendt – Bass
The Rev – Drum
Mike Portnoy – Drum

Latar Belakang Avenged Sevenfold

     Avenged Seven fold adalah sebuah grup band aliran heavy metal yang beranggotakan cowok cowok keren. Kata temen gue, Arvan, nama Avenged Sevenfold diambil dari cerita Zacky, sang gitaris yang orang tuanya dibunuh oleh 7 orang. Maka diambil nama Avenged Sevenfold. Grup band ini dibentuk pada tahun 1999 di California. A7x yang beranggotakan 5 cowok keren yaitu, Matt Shadow sebagai vokalis, Synyster Gates sebagai lead guitar, Zacky Vengeance sebagai gitaris, Johnny Christ seagai bassis, The Reverend sebagai drummer.
     Awalnya, Synyster Gates bukan personil A7x, tapi setelah Dameon Ash dan Justin Sane hengkang dari A7x , barulah datang Synyster. Album pertama mereka yaitu Sounding The Seventh Trumpet ketika mereka masih umur 18 tahun (belum ada Synyster). Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings. Nah, setelah Synyster masuk A7x, album ini direkam ulang dengan label Hopeless Records.
Tahun 2005, di Amerika tengah dikuasai musik hiphopdan Pop. Masyarakat disana sudah bosan oleh lagu lagu tersebut. Lalu A7x merilis album City of Devil tanggal 8 Juni. Dengan lagu andalan Bat Country. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.
    Oh iya, sekarang A7x sudah merilis 4 album yaitu, Sounding The Seventh Trumpet (2002), Waking The Fallen (2003) di album ini mereka tampil bersama XI Rose, Kylie Minogue, dan Chris Cornell, Lalu album ketiga City of Evil (2005), dan Avenged Sevenfold (2007).
Dan sekarang, A7x yang beraliran Heavy Metal belakangan memilih aliran pop. Hal ini, konon setelah menuai kritik akibat banyak karyanya ‘mengadopsi’ effec suara yang telah hit sebelumnya. Mereka mengaku heavy metal tidak cocok bagi dirinya, dan lebih menyukai musik pop.
KTP A7x
KTP Matt Shadow:
Nama Asli: Matthew Charles Sanders Lahir: 31 Juli 1981, Huntington Beach California
KTP Synyster Gates:
Nama Asli: Brian Elwin Haner, Jr Lahir: 8 Juli 1981, Huntington Beach California. Synyster anak ke 1 dari 3 bersaudara. Ayahnya seorang pelawak yaitu Brian Elwin Haner, Sr. Dan Ibu tirinya seorang tukang hipnotis, Suzy Haner. Dia dapat menebak chord lagu hanya dengan mndengar saat klas 6 sd. Saat diberi gitar, ia mengatakan kalo sekolah tak ada gunanya.
KTP Zacky Vengeance:
Nama Asli: Zachary james Baker Tempat tanggal lahir: 11 Desember 1981, Huntington Beach California
KTP Johnny Christ:
Nama Asli: Johnathan Lewis Seward Tempat tanggal lahir: 18 November 1984, Huntington Beach California
KTP The Revenrend/ The Rev:
Nama Asli: James Owen Sullivan Tanggal lahir: 10 September 1981
Baru Live In Jakarta @ Tennis Indoor Senayan7 August 2007, 21.15 - 22.15]Line-up:
=M. Shadows
=Synyster Gates
=Zacky Vengeance
=Johnny Christ
=The Rev
Sore itu sekitar jam 6-an gw meluncur ke arah Senayan, di jalan SMS-an ama temen, katanya parkiran venue udah full-packed, di Hotel Century juga, jadi mending parkir di depan poster "Ini Kandang Kita", masih lengang. Sampe sono, parkir dulu, dan langsung ketemu Joel, nongkrong bentar sambil nunggu Goldha yang on the way, setel album baru The Haunted ama At The Gates buat pemanasan. Begitu Goldha dateng, kita langsung jalan ke venue, ngga berapa lama ketemu Andre, om Setmuh, Opaq, Hotmi, Troy, ama Novita, sebagian ke tribun, dan kita ke festival, baru tau ternyata tribun udah sold-out, dan festival pun tinggal 5 lembar tiket pas jam 8an.Sampe di dalem, ruangan udah gelap, crowd udah rame abis, di tribun padat banget, di festival lumayan juga, di depan panggung udah penuh sesak, sekeliling banyak banget underage ABG haha bayangin aja, yang tingginya baru semeteran banyak berkeliaran, buset dah, berasa kek bubaran anak SMP aja hehe. Keliatannya A7X masih pada beresin equipment, Endank Soekamti udah beres maen, ketemu Irly Ramako, ngobrol2 bentar, katanya pas Endank maen, ama crowd disuruh turun gara2 caur, haha nasibb, tapi gatau deh, pas masuk udah beres maen soalnya. Ternyata mayan lama juga tuh, nunggu sekitar 40 menitan ada kali, baru A7X nongol dan langsung geber "Beast And The Harlot" dari album City of Evil (CoE).http://www.mtv.com/onair/spankinnewmusic/2006/rock/flipbook/images/avenged_sevenfold/1.jpgKesan pertama mereka maen cukup tight namun yang mengganggu seperti biasa, sound-nya. Agak brebet dan pecah, mungkin low quality sound equipment, atau soundcheck yang ngga perfect, karena mepet waktu, jadi langsung digeber. Lagu pertama sih bagus juga dibawain, cuman screaming Shadows agak tenggelam dibalik distorsi duet Syn-Vengeance.Lagu kedua juga masih dari album CoE, "Burn It Down", yang gw baru tau ternyata jadi soundtrack-nya Saw III. Goldha udah maju menyerbu, membongkar barisan crowd yang lagi nonton rapi, dan gw rasa lumayan ada beberapa ABG yang kelempar jadi korban keganasan doi hahaha merajalela banget pokoknya, soalnya di-voor kan, banyak metalhead junior jadi blom berani maen elbow pas slamdancing hehe ati2 lo Gol, banyak ABG yang udah apal muka lo.Pas lagu ketiga, Shadows mencoba berkomunikasi dikit, dia bilang dari taon 1999 katanya udah banyak orang Indonesia yang ngirim e-mail ke mereka suruh datang, dan setelah 8 taon, akhirnya mereka bisa kesini, dan ini live pertama mereka setelah 8 bulan mendekam di studio, nyelesaiin album self-titled mereka yang bakal dirilis Oktober ini. Akhirnya lagu berikutnya berkumandang dari album Waking The Fallen (WTF) yang juga merupakan track jagoan mereka, "Unholy Confessions". Rasanya crowd yang dateng beneran pada khatam lagu2nya A7X, kiri kanan gw ikut nyanyi semua, mungkin cuma gw doang yang cengo ngga pernah denger lagunya .. ama Goldha juga .. ama Joel juga, hm gw yakin Troy juga ngga ngerti lagunya, gayanya itu yang ga tahan, tangan dilipat di depan dada, nonton dengan badan tegak ngga bergeming, persis gaya sekuriti Blok M hahahaLagu berikutnya masih dari album WTF, "Chapter Four", dan setelah itu, Shadows nanya "Do you wanna hear Syn's solo ? Well this stage is yours, Syn". Synyster Gates, yang mengenakan kaos singlet bergambar salib dan topi merah mulai merangsek maju dan menggeber solo-solonya. Sayang lick-licknya terlalu ordinary, picking-nya ngga terlalu cepat, overall sangat standar dan menurut beberapa rekan, solo ini ternyata sama persis dengan yang dimaenin Syn di festival terakhir mereka yang dicaptured di DVD, mungkin murni hapalan, bukan improvisasi. Namun dengan melihat umur Syn yang masih muda, masih banyak sekali ruang untuk improvement, one day gw melihat Syn akan bisa menjadi salah satu gitaris hebat, apalagi dia juga punya teori musik yang cukup kuat hasil menimba ilmu di Musicians Institute California.Berikutnya, A7X memainkan ballad andalan dari album CoE, "Seize The Day". Vengeance yang mengenakan kaos item Misfits menenteng gitar akustik dan mulai memainkan ritem bareng Syn dan berkumandanglah chorus "Seize The Day". Ampir semua penonton tau banget lagu ini dan ikut nyanyi bareng.Shadows bilang bahwa lagu berikut yang mereka maenin adalah lagu yang diambil dari album terbaru mereka dan Indonesia adalah negara yang pertama mendengarkan lagu ini. Penonton mulai histeris dan duo gitaris A7X mulai memainkan intro "Almost Easy" yang sedikit bernafaskan IRON MAIDEN. Cukup surprising, lagu ini rocks hard dan bagus menurut gw, sayang banget gitar yang baru diganti Syn ini tiba-tiba mati total, solo dan rhythm-nya ngga keluar, a complete disaster, untungnya the rest of the band tetep maenin lagu ini sampe kelar dengan semangat. Dari lagu ini, album baru A7X keliatannya cukup menjanjikan.Lagu berikutnya, Shadows mencoba menyulut emosi massa lagi dengan meminta para penonton untuk membentuk lingkaran moshpit di depan panggung, namun ternyata para penonton yang persis di depan dia pada jaim semua, gigit jari deh coi, untung massa didepan si Vengeance mulai gila (dari awal jadi gila gara2 Goldha yang mulai neh pasti hehehe). Setelah "Trashed and Scattered" selesai, A7X menyelesaikan main setlist dengan ballad dari album WTF, "I Won't See You Tonite", yang solo gitar intro-nya bisa dipake nyanyiin "She's Gone"-nya STEELHEART heheSetelah pura-pura cabut buat mancing penonton tereak "We Want More", A7X balik lagi dan memainkan satu lagu terakhir untuk encore, "Bat Country", yang dipake sebagai lagu iklan Java di radio. Cukup surprise juga setelah "Bat Country" beres, A7X bener-bener bubar, sangat singkat dan "Sidewinder" yang dari tadi gw tunggu-tunggu ternyata ngga dimaenin. Banyak penonton yang ngga nyangka konser bubar secepat ini, banyak juga yang ngeluh, tapi feeling gw rasanya malem itu Java Musikindo emang main safe dengan menghemat banyak expense.Tanpa ada sponsor rokok, Java mencoba mengurangi biaya produksi, keliatan banget dengan tata panggung yang apa adanya, lighting yang ngga se-eksplosif konser MUSE kemarin, dan setlist A7X yang sangat pendek (mungkin aja fee mereka dinego 50% jadi maennya juga setengah haha). Sound yang bermasalah kemungkinan besar emang karena alokasi dana buat sound system dipangkas, bedanya jauh banget dengan MUSE. Faktor lain yang gw liat adalah pengurangan jumlah kru, karena harusnya ada additional player yang main piano, tapi malam itu rasanya mereka pake playback, dan kalo bokap Syn dateng, pasti "Sidewinder" dimaenin karena bagian Flamengo acoustic guitar di CD emang dihandle ama sang babe, mungkin ini juga alasan kenapa A7X ngga bawain "Sidewinder", ngambek karena bokap ngga diajak hehehehe. Adrie Subono juga sempet ngomong ke detik.com kalo dia awalnya ngga nyangka kalo A7X bakal sold out di last minute karena tanggapan pas promosi awal kurang bagus, jadi emang dari awal Java rasanya ngga begitu yakin.Dari sisi performance, mainnya cukup rapi, yang agak kurang adalah koreografi aksi panggung, keliatan masing-masing cuma konsen di gaya individu tanpa ada koordinasi "tarian metal" seperti pas DRAGONFORCE kemarin, dan pada saat gitar Syn mati, keliatan kalo doi agak bete dan down, sering banget mundur ke belakang, padahal lead guitarist ya wajib ada di depan yah. Selain itu, sound dan setlist yang pendek juga jadi poin minus konser kemarin. Dari sisi komposisi lagu-lagunya, straight forward heavy metal, masih relatif basic, mungkin karena mereka baru mencoba beralih dari hardcore ke genre ini, jadi wajar-wajar aja. Untuk penggemar metal veteran sih, musik A7X bisa dibilang masih dalam tahap pencarian jati diri, namun buat generasi baru, A7X bener-bener "an excellent introductory material to the metal world". Mudah-mudahan album baru nanti akan lebih mature, dan dengan influence mereka dari nama-nama besar seperti GNR, PANTERA, METALLICA, IRON MAIDEN, SLAYER, DREAM THEATER, dan MEGADETH, gw sangat positif terhadap album baru nanti. Keep the spirit burning, A7X, I shall wait for your second coming \m/Rate : 7 / 10Complete Setlist :
1. Beast And The Harlot (CoE 1)
2. Burn It Down (CoE 2)
3. Unholy Confessions (WTF 2)
4. Chapter Four (WTF 3)
5. Syn Guitar Solo
6. Seize The Day (CoE 6)
7. Almost Easy (new song - s/t 1)
8. Trashed And Scattered (CoE 5)
9. I Won't See You Tonite (WTF 9)encore
10. Bat Country (CoE 4)

22 September 2011 SEJARAH BERDIRINYA AVENGED SEVENFOLD


22 September 2011

SEJARAH BERDIRINYA AVENGED SEVENFOLD

Posted by kukuh2011 under: Music .

Apakah ada yang suka musik beraliran metal?????
Kalo ada yang suka musik beraliran metal pasti ada yang tau tentang Band AVENGED SEVENFOLD!!!!!!
Yabb….Avenged Sevenfold terbentuk pada tahun 1999 di Orange country,California. Album pertama mereka, Sounding the seventh direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good life recording, tetapi setelah gitaris synyster gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopelles records. Lagu “To End The Rapture” juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates.City of Evil (2005-2007)Tahun 2005, Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of evil tepatnya pada tanggal 8Juni, 2005. Hits single Bat country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.Avenged Sevenfold (2007-saat ini)Tahun 2007, mereka kembali masuk studio untuk merekam lagu terbaru mereka untuk studio album ke-5 mereka. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di indonesia dan memainkan lagu mereka pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk jogjakarta endang sukamti didaulat menjadi band pembuka.Tahun 2008 ini, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour taste of chaos bersama dengan bullet for my valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka.

Sejarah avenged sevenfold, ax7,

Material Avenged Sevenfold meliputi berbagai genre dan telah berkembang selama karier tahun band sepuluh. Awalnya, debut album Sounding the Seventh Trumpet terdiri hampir seluruhnya dari Metalcore, namun ada beberapa penyimpangan untuk genre ini, terutama dalam "Streets" yang mengadopsi gaya punk dan "Warmness on the Soul," yang merupakan piano balada-oriented. Pada Waking the Fallen, band metalcore ditampilkan dengan gaya kontemporer sekali lagi, tetapi menambahkan vokal bersih lebih luas serta unsur-unsur musik yang lebih matang dan rumit. Dalam band DVD All Excess, produser Andrew Mudrock menjelaskan transisi ini: "Ketika saya bertemu band setelah Sounding the Seventh Trumpet telah keluar sebelum mereka telah mencatat Waking the Fallen, M. Shadows berkata kepadaku 'rekaman ini scream. kami ingin membuat akan menjadi setengah-setengah scream dan bernyanyi. Aku tidak ingin menjerit lagi dan catatan setelah itu akan menjadi bernyanyi semua.. ""
Di City of Evil, album ketiga Avenged Sevenfold, band ini memilih untuk meninggalkan genre metalcore, mengembangkan gaya rock yang lebih keras. Album Avenged Sevenfold's self-titled, sekali lagi, terdiri dari beberapa penyimpangan untuk genre yang kurang konsisten dan gaya dari main hard rock dan lagu-lagu heavy metal, terutama dalam "Dear God", yang mengadopsi gaya country dan "A Little Piece of Heaven ", yang dilingkari dalam pengaruh lagu pertunjukan Broadway, terutama menggunakan instrumen kuningan dan gesekan orkestra untuk mengambil alih sebagian dari peran memimpin dan gitar ritme. Nightmare mengandung penyimpangan lebih lanjut, termasuk piano ballad yang disebut "Fiction" dan kembali singkat ke akar Metalcore mereka pada "God Hates Us". Band ini telah banyak berubah sejak album pertama mereka, di mana selama waktu itu mereka telah ditandai sebagai band berat dengan menjerit dan menggeram gaya vokal dikombinasikan dengan vokal bersih, menenggak riff gitar dan kerusakan yang satu dapat harapkan dari genre Metalcore.
[sunting] Nama band dan konten lirik Dalam sebuah wawancara untuk Majalah Skratch M. Shadows mengatakan "nama itu sendiri berasal dari Alkitab ini pada dasarnya pembunuhan pertama di Bumi antara Kain dan Habel.. [namanya adalah] 'apa yang terjadi di sekitar, datang sekitar' semacam itu. Dan hanya sehingga tidak ada kebingungan, Avenged Sevenfold bukan band agama "Bagian dari Alkitab dimana nama datang adalah Kejadian (King James Bible) - khususnya Kejadian 4:15, dimana Cain dihukum hidup di pengasingan untuk membunuh saudaranya. "Dan TUHAN berfirman kepadanya, demikian Kain barangsiapa slayeth, dendam harus diambil pada dirinya tujuh kali Dan TUHAN membuat tanda pada Kain, supaya setiap menemukan dia harus membunuh dia.". Singkatan "A7X" untuk nama band mereka adalah gagasan gitaris Zacky Vengeance. Judul lagu Avenged Sevenfold's "Chapter Four" mengacu pada bab keempat kitab Kejadian, di mana cerita Kain dan Habel terjadi. Subjek lagu juga tampaknya cerita ini. "Beast and the Harot", namun lagu lain yang berasal dari Alkitab, berasal dari Kitab Wahyu hanya itu ditulis dalam orang pertama dan mengacu pada hukuman Babel Besar, kerajaan dunia dan kursi dari agama palsu.
Referensi lain Alkitab terjadi dalam lagu "The Wicked End". Dalam lagu ini, beberapa kali dikatakan "dust the apple off, savor each bite, and deep inside you know Adam was right" membuat rujukan kepada Hawa memakan buah terlarang. Walaupun judul dan nama band panggung anggota 'membuat referensi untuk agama, Shadows dinyatakan dalam sebuah wawancara bahwa mereka bukan band agama. "Siapa saja yang membaca lirik dan benar-benar tahu apa-apa tentang kami, mereka akan tahu kita tidak mempromosikan,"katanya. "Itu satu hal tentang band ini, bahwa aku mengasihi bahwa kita tidak pernah benar-benar mendorong berbagai macam, seperti, keyakinan politik atau agama pada orang. Kami hanya musik di sana untuk menghibur dan mungkin pemikiran di kedua sisi, tapi kita tidak mencoba. Seperti, benar-benar mendorong sesuatu ke dalam tenggorokan seseorang. Ada terlalu banyak band yang melakukan itu saat ini, saya pikir.. "Band ini memiliki beberapa lagu yang agak politik di alam seperti "Critical Acclaim", "Gunslinger" dan

Sejarah Avenged Sevenfold

Huntington Beach, California dengan anggota asli M. Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Matt Wendt. memberi nama bandnya yang referensinya berasal dari cerita Cain dan Abel dari Bible, meskipun demikian, mereka bukanlah band agamis. Saat pembentukannya, masing-masing anggota band ini memakai nama samaran yang juga merupakan nama panggilan mereka saat bersekolah di Sekolah Menegah Atas. Sebelum merilis album debut mereka, band ini merekam dua demo pada tahun 1999 dan 2000. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet, direkam ketika para anggota band masih berumur delapan belas tahun dan juga masih bersekolah di sekolah menengah atas. album ini pada awalnya dirilis oleh perusahaan label pertama mereka, Good Life Record pada tahun 2001. Setelah gitaris Synyster Gates bergabung dengan band, pada akhir 1999 masuk ketika ia berusia 18 tahun. Lagu "To End the Rapture" direkam ulang dengan menampilkan anggota penuh band. Album ini kemudian dirilis ulang pada Hopeless Records pada tahun 2002. Band ini lalu mulai menerima pengakuan, mereka tampil dengan band-band seperti Mushroomhead dan Shadows Fall dan bermain di Take Action Tour. Setelah bassis keempat mereka, Johnny Christ bergabung secara permanen, mereka merilis album Waking the Fallen di Hopeless Records pada bulan Agustus 2003. Band menerima pengakuan oleh Billboard dan The Boston Globe, dan juga bermain di "Vans Warped Tour". Pada tahun 2004, Avenged Sevenfold mengadakan tur kembali di "Vans Warped Tour" dan merekam video untuk lagu "Unholy Confessions "yang masuk tangga lagu di MTV2's Headbanger's Ball. Tak lama setelah merilis Waking the Fallen, Avenged Sevenfold meninggalkan Hopeless Records dan menandatangani kontrak yang diajukan oleh Warner Bros. Sounding the Seventh Trumpet (2001-2003) Sounding the Seventh Trumpet adalah debut album Avenged Sevenfold yang dirilis tahun 2001 di Good Life Recording dan di rilis kembali oleh Hopeless Records tanggal 19 Maret 2002. Mereka melibatkan gitaris baru A'dhan Syahputra Waking the Fallen (2003-2005) Waking the Fallen adalah album ke dua dari Avenged Sevenfold setelah yang dirilis tanggal 26 Agustus 2003. Ini adalah album pertama yang melibatkan Johnny Christ sebagai bassist yang baru. City of Evil (2005-2007) Tahun 2005, Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country. Avenged Sevenfold (2007-200cool Tahun 2007, mereka kembali masuk studio untuk merekam lagu terbaru mereka untuk studio album ke-5 mereka. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di Indonesia dan memainkan lagu mereka pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka. Tahun 2008 ini, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet for My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka. Tanggal 22 Oktober 2008, Avenged Sevenfold kembali manggung di Indonesia masih dengan event organizer yang sama yakni Java Musikindo dan kali ini band ga jelas Jibril didaulat menjadi band pembuka. Live In The LBC & Diamonds in the Rough (2008-2010) Album yang dirilis pada 16 September, 2008 ini berisi 102 menit DVD dan 52 menit CD. Di album ini terdapat dua lagu lama yaitu "Afterlife" dan "Almost Easy". Namun kedua lagu tersebut tidak sama persis dengan lagu aslinya. Pada lagu "Afterlife" ditambahi permainan biola yang lebih banyak, sedangkan lagu "Almost Easy" yang berbeda adalah mixing lagunya. Selain itu terdapat juga lagu "Walk" yang merupakan cover dari Pantera dan "Flash of the Blade" yang merupakan cover dari Iron Maiden. Pada tanggal 16 Juli, majalah Kerrang! (edisi 1219) mengeluarkan sebuah CD gratis berjudul "Maiden Heaven: A Tribute to Iron Maiden" untuk menghormati album dari salah satu band heavy metal terbesar di dunia yaitu Iron Maiden. Matt Shadows berkomentar, "Maiden are by far the best live band in the world and their music is timeless," dan "This also gives us a chance to expose this great song to some of our younger fans who maybe aren't as familiar with Iron Maiden." Nightmare (2010) Setelah beberapa lama mereka mengeluarkan single "Nightmare" pada 18 Juli 2010 yang nantinya akan masuk kedalam album baru mereka. Dalam single ini mereka memanggil Mike Portnoy dari Dream Theater untuk menggantikan posisi The Rev yang meninggal pada 28 Desember 2009. Diskografi Sounding the Seventh Trumpet (2001) Waking the Fallen (2003) City of Evil (2005) Avenged Sevenfold (2007) Live in the LBC & Diamonds in the Rough (200cool Nightmare (2010) M. Shadows M.Shadows Lead singer dari Avenged sevenfold sekaligus yang menemukan bandnya. M. Shdows adalah salah satu personil asli dari Avenged Sevenfold. Nama lengkapnya adalah Matthew Charles Sanders. Dia lahir pada tanggal 31 Juli tahun 1981. Dia mendapatkan nama panggungnya karena dia seorang yang “Darker” karakter, tapi kemudian dia tidak mau nama Matt menjadi bagian dari namanya jadi dia lebih suka untuk memutuskan menamai dirinya M. Shadows. Dia mempunyai pacar bernama Valery yang pernah bernyanyi bersama KoRn. Pernah ikut band bernama Succesful Failure. Bisa memainkan drum, gitar, dan piano. Synyster Gates Synyster Gates Collage/wallpaper Pictures, Images and Photos Lahir 7 Juli tahun 1981 dengan nama lengkap Brian Elwin Haner Jr. Bergabung dengan Avenged Sevenfold pada tahun 2001. Mempunyai proyek sampingan bersama The Rev bernama Pinkly Smooth. Bersekolah di Ocean View High School. Dia mempunyai toko pakaian sendiri bernama Syn Gates Clothing. Dia juga telah memenangkan the Young Shredder Award dan the Guitarist of the Year Award. Synyster Gate juga disponsori oleh Gitar Schecter. Tatto pertamanya adalah nomor satu di jempolnya. Dia pernah menjadi tamu dan rekaman bersama dengan Good Charlotte di lagu The River. Synyster Gates juga mahir bermain piano. Dia dulu ke Musicians Institute di Hollywood California. Zacky Vengeance Zacky Vengeance Pictures, Images and Photos Nama lengkapnya adalah Zachary James Baker. Lahir tanggal 11 Desember 1981. Dia sudah bermain gitar sejak umur 13 tahun menggunakan tangan kiri. Mempunyai saudara bernama Matthew dan mempunyai saudara perempuan bernama Zina. Dia juga mempunyai toko pakaian sendiri seperti Synyster Gate bernama Zacky V Presents. Mempunyai anjing bernama Ichabod C. Vengeance. Disponsori oleh Gitar Schecter. Posisinya sebagai gitar Rythem di Avenged Sevenfold. Dia juga salah satu personil asli Aveged Sevenfold dan menemukannya bersama M. Shadows. Dialah yang membuat julukan atau singkatan A7X. Johnny Christ Johnny Christ Pictures, Images and Photos Lahir pada tanggal 18 November tahun 1984 dengan nama lengkap Jonathan Lewis Seward. Personil termuda di Avenged Sevenfold. Dia tidak bersekolah di SMA yang sama dengan yang lain. Bertemu dengan mereka melalui kakak tertuanya. Johnny adalah Bassist ketiga untuk Avenged Sevenfold. Dia juga personil terpendek di band hanya 5′4″. The Reverend Tholomew Plague the rev 3 Pictures, Images and Photos Lahir pada tanggal 9 Februari tahun 1981 dengan nama lengkap James Owen Sullivan. Dia mendapatkan drum setnya sendiri pada umur 3 tahun. Dia juga pernah dikeluarkan dari Sekolah Katolik pada tahun ke-3. Mempunyai proyek sampingan bersama Synyster Gate bernama Pinkly Smooth, yang mana dia Lead Singernya dan dia juga bermain drum untuk band itu. The Rev juga yang menulis lagu baru Avenged Sevenfod berjudul A Little Piece of Heaven. Dia juga yang menemukan suara tertawa, nyanyian, dan teriakan di dalamnya. Saat dia masih remaja dia pernah terlihat berjalan-jalan menggunakan kimono berwarna cerah. Sekarang ia telah meninggal saat ditemui di rumahnya dan tak bernyawa. Ucapan dukacita pun mengalir deras dari para penggemarnya. Ini salah satu penyebab bahwa sampai sekarang Avenged Sevenfold tidak pernah tampil lagi. Kematian The Rev Pada tanggal 28 Desember 2009 drummer James"The Rev"Sullivan ditemukan meninggal di rumahnya pada umur 28 tahun. Hasi otopsi tidak dapat disimpulkan. Namun tanggal 9 juni 2010 diumumkan bahwa penyebab kematiannya adalah keracunan akibat penggunaan piskotropika yang dicampur - campur, sering juga disebut polydrug use atau "cross fading". Dalam pernyataan dari anggota band lainnya, mereka turut berbela sungkawa atas meninggalnya The Rev dan meminta untuk menghormati privasi keluarganya: It is with great sadness and heavy hearts that we tell you of the passing today of Jimmy “The Rev” Sullivan. Jimmy was not only one of the world's best drummers, but more importantly he was our best friend and brother. Our thoughts and prayers go out to Jimmy's family and we hope that you will respect their privacy during this difficult time. Website resmi Avenged Sevenfold menampilkan pesan dari keluarga Sullivan yang menyatakan terima kasih kepada penggemarnya atas dukungan mereka: "We would like to thank all of Jimmy's fans for the heartfelt comments that have been posted – it is comforting to know that his genius and antics were appreciated and that he was loved so much. Our hearts are broken – he was much too young to fall. Óg agus saor go deo (forever young and free)" Di samping itu komentar tentang kematian Sullivan, manajer band Larry Jacobson mengungkapkan bagaimana Sullivan adalah orang yang begitu baik terhadap semua orang. Jacobson berkata dalam wawancara itu: He was expressive. He'd tell you how he felt about you -- you didn't wonder because he'd put his arm around you," he said. "He knew how to tell his friends he loved them. Selain Jacobson ada 50 lebih artis musik yang mengomentari tentang kematian The Rev. Pada tanggal 6 Januari 2010 jenazah di makamkan di lokasi yang dirahasiakan. Tanggal 5 Januari 2010,majalah kerrang! menulis artikel tentang kematian The Rev.Zacky Vegeance menunjukan perasaan-nya tentang kematian The Rev "Jimmy will always be with me in everything I do. Except sitting at home being sad, so today Im going to try to start living again. FOREVER."

SEJARAH MUSIK DUNIA

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis.

A.Perkembangan Musik Dunia
Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi
PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN :
1.Zaman Abad Pertengahan
Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan.
Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d’ Arezzo (1050 M)
Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius.
Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah :
1. Gullanme Dufay dari Prancis.
2. Adam de la halle dari Jerman.
2. Zaman Renaisance (1500 – 1600)
Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.
Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya :
1. Giovanni Gabrieli (1557 – 1612) dari Italia.
2. Galilei (1533 – 1591) dari Italia.
3. Claudio Monteverdi (1567 – 1643) dari Venesia.
4. Jean Baptiste Lully (1632 – 1687) dari Prancis.
3. Zaman Barok dan Rokoko
Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat.
Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko :
A. Johan Sebastian Bach
Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal:
1. St. Mathew Passion.
2. Misa dalam b minor.
3. 13 buah konser piano dengan orkes
4. 6 buah Konserto Brandenburg
Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental.
Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig
B. George Fredrick Haendel
Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun 1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ;
1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal.
2. Water Musik (Musik Air).
3. Fire Work Music (Musik Petasan).
Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey.
4. Zaman Klasik 91750 – 1820)
Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.
Ciri-ciri Zaman musik Klasik:
a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo.
b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).
c. Pemakaian Ornamentik dibatasi
d. Penggunaan Accodr 3 nada.

sejarah hardcore gan

Munculnya musik Hardcore pada tahun 1970-an.Hardcore awalnya berasal dari musik punk, ada 3 Band yang awalnya membentuk aliran musik hardcore ini. Musik Hardcore ini juga banyak disebut sebagai musik underground karena kebanyakan komunitas musik ini tidak dipublikasikan ke masyarakat dan khlayak luas. Orang tidak akan mengenal siapa sajayang ada di musik Hardcore ini karena tidak mempunyai karakter yang subjektif, musik punk disini dapat dipublikasikan dan dapat dikenal dari ciri khas dan gaya - gaya mereka. dan dikomunitas Hardcore ini tidak memandang profesi siapa dan darimana asal serta umur orang itu.




Di aliran musik ini terdiri dari 3 Band yang mendirikannya, Pertama yaitu Bad Brain yang menyebarkan aliran Hardcore dengan mengadakan konser - konser disebagian kota, sehingga musik Hardcore dapat dikenal oleh khalayak dan masyarakat luas.




Kemudian yang kedua yaitu ada Bad Flag, mereka membentuk aliran ini dengan merubah aransemen lagu step - step menjadi lebih cepat, sehingga Hardcore mempunyai karakter musik sendiri.




dan ketiga adalah Minor Threat pada Band ini yang membedakan antara musik Punk dan Hardcore dengan menyerukan straight age pada komunitasnya yaitu dengan mengajak komunitas Hardcore untuk hidup lebih positif karena pada era tahun 1970-an tersebut banyak pemuda yang menyukai aliran punk yang meninggal dunia dengan sia - sia dikarenakan Narkoba. Minor Threat mengajak bahwa Hardcore yang beraliran keras bukan berarti harus memakai dan menggunakan Narkoba. Straight Age yang kemudian pecah menjadi 2 bagian,yaitu bagian positif yaitu pengikut dari Vegetarian sampai tidak yang merokok, sedangkan bagian yang Negatif kebalikannya.

Minggu, 19 Juni 2011

rosemary band